BANYUWANGI – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke-118 menjadi momen penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, Ruliyono. Menurutnya, makna kebangkitan nasional tidak boleh sekadar dirayakan seremonial, tetapi harus diinternalisasi sebagai dorongan kolektif untuk membangun daerah melalui kolaborasi lintas sektor antara masyarakat dan pemerintah.
"Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini harus menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah hanya bisa dicapai dengan semangat persatuan dan kerja bersama," katanya.
Baca Juga : Ketua DPRD Banyuwangi Idul Adha Bukan Sekadar Kurban, Tapi Refleksi Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
Ruliyono menilai bahwa tantangan pembangunan di era saat ini semakin kompleks dan beragam. Karena itu, ia menekankan perlunya sinergi yang solid antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, dunia pendidikan, serta seluruh lapisan masyarakat agar pembangunan dapat berjalan efektif dan merata.
Ruliyono menambahkan bahwa DPRD Banyuwangi terus berupaya mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat, terutama dalam tiga sektor prioritas, yaitu pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
Menurutnya, semangat kebangkitan nasional juga harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia agar generasi muda daerah mampu bersaing dalam menghadapi dinamika dan perkembangan zaman.
"Generasi muda harus menjadi motor penggerak pembangunan daerah dengan tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan semangat gotong royong," tegasnya.
Lebih lanjut, DPRD Banyuwangi melalui Ruliyono juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Harkitnas sebagai ajang memperkuat optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang ekonomi dan sosial.
Ia berharap semangat kebangkitan nasional mampu mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Banyuwangi yang maju, adil, dan sejahtera.
"Semangat kebangkitan harus terus hidup dalam pelayanan publik, pembangunan, dan kepedulian sosial agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," pungkasnya. (*)
